Insiden tersebut terjadi hanya dua hari setelah Nico Rosberg mengalami kerusakan pada ban kanan di sesi latihan bebas kedua.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pebalap Jerman tersebut kemudian murka karena dianggap "terlalu serakah" karena mengambil keputusan tidak mengganti ban. Vettel menjawab:
Pebalap berusia 28 tahun itu juga murka dengan penjelasan-penjelasan yang diberikan otoritas balapan terhadap kecelakaannya dan menganggap jawaban tersebut tidak serius.
"Jawabannya sama saja setiap kali, 'ada pecahan, kesalahan pada badan mobil, atau pebalapnya melebar keluar'. Omong kosong. Jika Nico berkata bahwa ia tidak keluar jalur, maka ia tidak keluar jalur. Sama seperti saya, saya tidak keluar jalur. Tapi tiba-tiba saja bannya meledak."
Sementara itu, pabrikan ban asal Italia yang menyuplai tim-tim Formula 1, Pirelli, mengatakan bahwa harus ada pembatasan tentang penggunaan ban.
Melalui pernyataan resmi, Pirelli mengatakan bahwa dua tahun lalu mereka telah meminta adanya pembatasan penggunaan ban. "Pada November 2013, Pirelli meminta bahwa harus ada peraturan yang bisa membatasi jumlah putaran yang boleh dilakukan dalam satu set ban yang sama, termasuk parameter lainnya soal penggunaan ban."
"Permintaan ini tidak diterima. Dalam pengajuan tersebut, jarak maksimal yang bisa ditempuh dalam satu set ban adalah 50 persen dari jarak total balapan untuk ban utama dan 30 persen untuk jenis ban lainnya."
Dengan pengajuan tersebut, maka jumlah maksimal putaran untuk ban medium compound adalah sebanyak 22. Sementara itu, Vettel telah menjalani 27 putaran dengan ban medium.
(vws)