CONI menyatakan keputusan itu diambil sebagai sanksi atas alat peledak yang dilempar dari sana ketika derby kota Turin atau Derby della Mole melawan Torino pada musim lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Keputusan ini berdampak pada Juventus dan seksi yang ditujukan untuk pemegang tiket semusim walapun faktanya pelaku kejahatan bukanlah seorang pemegang tiket musiman Juventus dan juga tidak di posisi untuk tiket itu saat derby Turin di Stadion Olimpico," demikian pernyataan Juventus yang dirilis di situs resmi klub itu, Selasa (8/9).
Seperti dilansir Football-Italia, CONI mengakui Juventus tak terlibat dalam aksi kejahatan itu. Namun, faktanya petasan itu lolos dari pengawasan petugas keamanan stadion Olimpico.
"(Petasan) yang sangat berbahaya untuk keselamatan penonton lain itu dilempar dari arah pendukung Juventus," demikian pernyataan CONI mengenai pertimbangannya menjatuhkan sanksi penutupan Curva Sud.
Atas dasar itu, CONI menyatakan argumen Juventus mengenai pemegang tiket itu disebutnya tak relevan untuk mengamini upaya banding klub dengan julukan Si Nyonya tua tersebut. (kid/kid)