Komite Etik FIFA memutuskan untuk menggelar pertemuan untuk membahas posisi Blatter menyusul keputusan Kejaksaan Agung Swiss yang menetapkan proses pidana terhadap presiden FIFA sejak 1998 tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Skors 90 hari merupakan hukuman terberat yang bisa dijatuhkan Komite Etik FIFA jika sedang terjadi penyelidikan. Komite Etik FIFA berharap skors itu bisa membuat Kejaksaan Agung Swiss lancar dalam melakukan penyelidikan.
"Kabar itu sudah disampaikan ke presiden (Blatter) sore ini. Dia tenang. Belum ada keputusan final," ujar penasihat Blatter, Klauss Stohlker, seperti dilansir Reuters.
Jika sanksi tersebut telah disahkan, maka Blatter akan menjalani hukuman hingga Januari 2016. Sedangkan pemilihan presiden FIFA akan berlangsung pada 26 Februari 2016.
Hingga kini Komite Etik FIFA belum mengeluarkan rekomendasi sanksi terkait kasus Platini. (har/har)