"Tugas kami saat ini adalah menyusun pagu anggaran untuk menentukan rencana anggaran Satlak Prima 2016, yang akan dibawa ke dewan legislatif kita," ujar Sutjipto di media center Kemenpora.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami berharap masa transisi dapat berlangsung cepat. Kami juga telah menyerahkan tugas bagi Pak Tjipto untuk membagi tugas-tugas wakilnya pada rapat perdana," ujar Alfitra.
Dua Kaki di Satlak Prima
Setelah terpilih, Sutjipto beserta wakil-wakilnya menegaskan komitmen mereka di Satlak Prima dan tidak akan terganggu dengan kepentingan-kepentingan lain.
Pasalnya, ketua dan wakil-wakil Satlak Prima yang baru juga memiliki jabatan di organisasi lain, sehingga muncul kekhawatiran konsentrasi mereka akan terpecah.
Sutjipto saat ini masih menjadi Ketua Umum Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PB PODSI). Namun, mantan Kepala Staf Angkatan Laut itu menegaskan akan menunjuk ketua pelaksana sementara (Plt) hingga berlangsungnya kongres PODSI.
"Kami dua kaki di Satlak Prima. Saya pribadi akan menunjuk ketua Plt di PB PODSI hingga kongres PODSI mendatang, hingg proses demokrasi tidak kita cederai," ujar Sutjipto.
Hal serupa diklaim Sutjipto juga akan dilakukan oleh wakil-wakilnya yang lain, seperti Anton Subowo (wakil Ketua I), Sadik Algadri (wakil Ketua II), Taufik Hidayat (Wakil Ketua III), dan Lukman Niode (wakil Ketua IV).
Anton saat ini menjabat sebagai Presiden Konfederasi Badminton Asia (BAC) serta Sekretaris Jenderal Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI).
"Di BAC tetap, karena itu kan lembaga internasional," ujar Anton kepada CNN Indonesia. (har)