"Kami bisa memberikan konfirmasi bahwa Tuan Niersbach telah memberi tahu FIFA bahwa ia akan tetap menjalankan fungsinya sebagai anggota Komite Eksekutif FIFA," demikian bunyi pernyataan FIFA kepada Reuters.
Niersbach adalah satu dari delapan anggota Komite Eksekutif yang berasal dari Eropa dan dipilih UEFA. Ia mengundurkan diri dari jabatan presiden DFB sebagai bentuk pertanggungjawaban politik setelah federasi sepak bola Jerman itu diterpa skandal tuduhan suap terkait pemilihan tuan rumah Piala Dunia 2016.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Niersbach mengatakan dirinya tidak melakukan kesalahan apapun. Niersbach hanya menyatakan bahwa dana tersebut disetorkan pada 2002 silam untuk membantu pencairan uang subsidi untuk panitia penyelenggara Piala Dunia.
Pengunduran diri Niersbach terjadi hanya satu minggu setelah lebih dari 50 polisi menggeledah markas besar DFB atas penyelidikan soal pengemplangan pajak terkait pembayaran tersebut.
Saat ini FIFA sendiri sedang berada dalam guncangan setelah pada Mei lalu Kejaksaan Agung Amerika Serikat mengeluarkan surat perintah penangkapan pada 14 petinggi FIFA dan perusahaan pemasaran olahraga atas tuduhan korupsi.
Presiden FIFA Sepp Blatter saat ini diskors dari jabatannya dan juga menghadapi penyelidikan kasus kriminal di Swiss.
(vws)