"Kemenpora saat ini sedang meminta agar ada keleluasaan untuk pengunduran pembayaran, karena ini kan akhir tahun dan tentu semuanya sedang menyiapkan laporan (anggaran)," ujar Menpora Imam Nahrawi setelah menjalani pertemuan dengan pihak Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Jumat (18/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemenpora menyatakan bahwa dana itu bukan berasal dari kantong mereka sendiri namun dari beberapa pihak.
"Hari ini kita sedang mencari cara agar semuanya dapat terencana, terukur, dan terlaksana tepat waktu. Apalagi ini masalah uang besar jadi harus hati-hati."
Kesulitan mencari tambahan dana untuk menutup kekurangan dana itu bukan perkara mudah. Pasalnya, tak semua BUMN memiliki dana untuk berpartisipasi dalam pendanaan Rio.
"Sponsorship ini menyangkut promosi jadi tidak bisa pake dana selain budget promosi," ujar Staf Khusus BUMN, Rizal Permadi. "Kami harus cari BUMN yang punya anggaran promosi besar."
Kubu Rio yang diwakili ibunya, Indah Pennywati, dan manajer pebalap kelahiran Surakarta itu, Piers Hunisett, menolak untuk berkomentar atas hasil pertemuan di kantor BUMN.
"Tak banyak yang bisa saya katakan," ujar Piers. "Kita akan lihat nanti (hasilnya)."
Rio bukan satu-satunya yang mengincar satu kursi pebalap di tim Manor. Rio harus bersaing dengan sejumlah pebalap seperti Alexander Rossi, Will Stevens, Fabio Leimer, Pascal Wehrling, dan Jordan King.
(vws)