Generasi Kedua Hakkinen di Balapan Berakhir

Vetriciawizach, CNN Indonesia | Senin, 21/12/2015 14:39 WIB
Generasi Kedua Hakkinen di Balapan Berakhir Anak dari Mika Hakkinen, Hugo, tak mau menjadi pebalap profesional. (Buda Mendes/Getty Images for Laureus)
Jakarta, CNN Indonesia -- Hugo Hakkinen, putra dari dua kali juara dunia Formula 1, Mika Hakkinen, telah memutuskan untuk 'pensiun' dari dunia balapan dan lebih memiliih menjadi
pesepak bola profesional, demikian dinyatakan oleh Mika.

"Hugo sudah mencoba karting, dan ia tampil bagus, tapi bukan ini dunianya," kata Mika dalam blog pribadinya di situs McLaren.

"Sekarang ia berusia 15 tahun dan gairahnya adalah bermain sepak bola. Ia berkomitmen untuk menjadi seorang pesepak bola profesional dan saya akan mendukungnya."


Hakkinen menegaskan bahwa ia tidak bermasalah jika anaknya tidak menjadi pebalap profesional. Seperti orang tua kebanyakan, kata Hakkinen, ia akan mendukung apapun pilihan anaknya.

Hugo sendiri sudah sempat menjajal karting selama beberapa tahun di Perancis, dan mencapai kesuksesan tingkat menenanh (level cadet). Ayahnya adalah juara dunia F1 bersama McLaren pada 1998 dan 1999.

Mika menyadari bahwa tak mudah bagi Hugo untuk mengikuti jejaknya menjadi juara dunia.

"Untuk seorang pebalap, rasanya sukar untuk menjadi dua kali juara dunia Formula 1, karena segala sesuatunya bisa menjadi sulit atau mudah -- coba tanya saja teman dan musuh saya, Damon Hill."

"Jadi, Hugo memilih sepak bola, dan mendapatkan dukungan penuh dari saya. Saya akan ada untuknya."

Saat ini hanya Nico Rosberg (anak dari Keke Rosberg) dan Max Verstappen (anak dari Jos Verstappen) yang menjadi pebalap generasi kedua di Formula 1. (vws)