Seperti dilansir BBC, upacara itu telah digelar setiap tahun sejak tragedi yang menewaskan 96 pendukung Liverpool itu pada 15 April 1989.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aspinall merupakan salah satu orang yang kehilangan keluarga dalam tragedi Hillsborough. Putranya, James, yang kala itu berusia 18 tahun, menjadi salah satu korban tewas dalam tragedi tersebut.
"Kami berharap publik dan para suporter menghormati keputusan HFSG dan akan melanjutkan untuk mengenang 96 (korban) dengan cara mereka sendiri, mungkin dengan cara yang lebih privat."
Keputusan HFSG itu diambil tak lepas dari hasil penyelidikan koroner atas tragedi Hillsborough yang hampir mendekati akhir. Sebelumnya, pada Selasa (5/1), pemeriksaan koroner tragedi mematikan yang terjadi di stadion Hillsborough, Sheffield itu akan disimpulkan pada 25 Januari nanti.
Tragedi itu terjadi saat Liverpool menghadapi Nottingham Forest dalam laga semiginal Piala FA 1988/89. Dalam kerusuhan tersebut tercatat ada 766 orang cedera dan 96 pendukung Liverpool tewas. Sebanyak 96 korban itu tak pernah kembali lagi ke kota mereka. (kid)