Perhatian pemerintah pusat kini tertuju kepada pembangunan Velodrome di Rawamangun dan arena Ekuestrian di Pulo Mas, karena sampai hari ini belum ada progres berarti dari pemerintah daerah. Proyek pembangunan kedua sarana ini ditangani oleh PT Jakarta Propertindo (Jakpro), sebuah Badan Usaha Milik Negara milik Pemprov Jakarta.
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengatakan PT Jakpro tampak menyerah dengan keadaan saat ini. Bahkan, Ahok mengaku mendapatkan info bahwa sejumlah direksi PT Jakpro memutuskan untuk mengundurkan diri karena tidak mampu menyelesaikan pembangunan Velodrome tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemerintah, kata Gatot, tidak ingin nantinya masalah velodrome dan ekuestrian mempersulit laporan pemerintah dengan pihak OCA. Gatot mengabarkan OCA akan mengadakan rapat di Jakarta tanggal 30 dan 31 Januari untuk membicarakan persiapan Asian Games 2018.
Lihat juga:Maskot dan Logo Asian Games Akan Dirombak |
Indonesia mendapat amanah Asian Games 2018 dengan Jakarta dan Palembang sebagai Host City dan Co-Host City, serta Jawa Barat dan Banten sebagai kota pendukung.
Segala persiapan untuk Asian Games kini tengah dilakukan pemerintah, mulai dari perbaikan sarana dan prasarana olahraga hingga pembinaan atlet.