"Jadi sekarang OCA (Dewan Olimpiade Asia) sudah lebih percaya karena memang pada rapat Kordinasi Komite (Corcom) kemarin (30/1-31/1) itu pemerintah Indonesia sudah bisa menunjukkan ke OCA bahwa pemerintah Indonesia lebih serius dan sudah memulai persiapan Asian Games 2018, antara lain wisma atlet sudah ditenderkan, sudah ada timelinenya."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk Wisma Atlet di Kemayoran, Muddai menyatakan segala sesuatunya sudah mulai dikerjakan, baik itu yang sifatnya administrasi atau pembangunan.
Dalam rapat tersebut, disepakati juga bahwa cabang olahraga yang dipertandingkan berjumlah 37. Akan tetapi, KOI masih mengusahakan agar cabang olahraga lain seperti paralayang, bridge, dan jet ski dapat diikutsertakan.
"Sedang dibahas. Jadi nanti keputusannya di Corcom 4 tanggal 10-11 Mei mendatang di Bali. Sebisa ada lebih dari satu dari tiga cabor tersebut dapat diikutsertakan," katanya.
"Sekarang ini satu yang sudah disetujui oleh OCA, kita yang pilih cabor mana yang akan ditembuskan. Kita akan tanya ke PB (Pengurus Besar) yang bersangkutan, berapa emas yang bisa mereka emas berikan," ucap Muddai. (ptr)