Keylor Navas: Tembok Kukuh Real Madrid

Haryanto Tri Wibowo, CNN Indonesia | Kamis, 18/02/2016 08:28 WIB
Keylor Navas: Tembok Kukuh Real Madrid Keylor Navas (kiri) menggagalkan peluang Edin Dzeko ketika Real Madrid mengalahkan AS Roma. (REUTERS/Tony Gentile)
Jakarta, CNN Indonesia -- Real Madrid mulai menuai hasil dari keputusannya untuk memberi kepercayaan kepada kiper asal Kosta Rika, Keylor Navas. Kiper 29 tahun itu hingga kini tidak pernah kebobolan di ajang Liga Champions.

Terakhir Navas berhasil melakukan clean sheet ketika Madrid mengalahkan AS Roma 2-0 pada leg pertama babak 16 besar di Stadion Olimpico, Rabu (17/2).

Seperti dikutip dari Marca, pertandingan melawan Roma merupakan laga ketujuh (5 musim ini, 2 musim lalu) Navas di Liga Champions bersama Madrid. Hebatnya, di ketujuh pertandingan itu mantan kiper Levante tersebut tidak pernah kebobolan.


Total Navas tidak kebobolan di 630 pertandingan Liga Champions dan melakukan 13 penyelamatan. Kapten timnas Kosta Rika itu saat ini menjadi kiper ketiga dengan jumlah menit tidak kebobolan terbanyak di ajang Liga Champions.

Seperti dikutip dari Mister Chip, Navas hanya kalah dari legenda Manchester United, Edwin van der Sar (657 menit), dan eks kiper Arsenal, Jens Lehmann, yang memiliki rekor tidak kebobolan sepanjang 853 menit.

Navas melakukan sejumlah penyelamatan penting di pertandingan melawan Roma, termasuk menggagalkan peluang Edin Dzeko dan Stephan El Shaarawy.

Keberhasilan Navas menggagalkan peluang El Shaarawy pada menit ke-54 sangat krusial bagi Madrid. Pasalnya, tiga menit kemudian El Real berhasil memecah kebuntuan dengan menciptakan gol pembuka melalui Cristiano Ronaldo.

Pada menit ke-86, Jese Rodriguez berhasil menggandakan keunggulan Madrid untuk mengantongi keunggulan 2-0 di leg pertama. Hasil tersebut membuat Madrid dalam posisi nyaman untuk melakoni leg kedua, 8 Maret mendatang.

Kedatangan Navas sendiri sempat diprotes sebagian besar suporter Madrid. Selain karena dianggap tidak punya banyak pengalaman untuk menjadi kiper Madrid, Navas juga menggeser posisi Iker Casillas yang merupakan kapten tim.

Manajemen Madrid akhirnya memutuskan untuk mempertahankan Navas dan melepas Casillas ke FC Porto. (har)