Pacquiao saat ini memang sedang bertarung melawan untuk merebut satu dari 12 kursi kosong di Kongres Filipina. Sesuai aturan yang berlaku di negara Asia Tenggara itu, masing-masing kandidat hanya boleh mengiklankan diri di masing-masing di stasiun televisi maksimal 120 menit, dan 180 menit untuk stasiun radio.
Menurut Komisi, pertarungan Pacquaio dianggap akan menjadi ketidakadilan bagi kandidat lainnya. Musuh politik Pacquiao, Waldeon Bello, juga meminta komisi untuk menunda tayangan pertarungan Pacquiao karena khawatir akan menguntungkan Pacquiao, petinju terbaik dalam sejarah Filipina.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tidak ada kasus bahwa Pacquiao akan mendapatkan keuntungan atau sorotan yang tidak berhak, karena seluruh kandidat juga diberikan hak yang sama oleh hukum," demikian kata Pacquiao melalui pengacaranya.
Pemilu Filipina akan dilaksanakan 9 Mei mendatang dengan lebih dari 54 juta penduduk Filipina akan meberikan suara mereka untuk memilih presiden, wakil presiden, dan juga 300 anggota DPR dan juga ribuan posisi untuk pemerintahan di tingkat lokal.
Komentar itu membuatnya diputus kontrak oleh perusahaan olahraga raksasa dari Amerika Serikat Nike, dan juga menyebabkan kepopulerannya jelang pemilu menurun.
Menurut survei Pulse Asia terhadap 1800 orang, hanya 35 persen di antara mereka yang akan memilih Pacquiao, turun 12 persen dari survei serupa pada Januari lalu.
Lihat juga: