Nama-nama pemain muda berbakat itu kemudian bakal dikombinasikan bintang-bintang yang sempat berkostum Persipura seperti Robertino Pugliara, Gerald Pangkali, dan Bio Paulin.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski bermaterikan pemain-pemain yang sudah malang melintang di sepak bola Indonesia, ban kapten PS Polri diemban oleh Indra Kahfi, seorang anggota Polri.
Sementara itu Penanggungjawab Piala Bhayangkara Komisaris Jenderal Syafruddin malah memperkirakan PS Polri bisa mencapai final.
"Ini ramalan saya, dan ramalan saya biasanya benar," ujar Syafruddin.
Syafruddin mengaku sudah melihat uji coba PS Polri melawan Persib Bandung dan dari duel tersebut, dia semakin yakin PS Polri bisa bersaing.
"Meski hasilnya kalah 1-3, tetapi itu karena pada babak kedua pemain utamanya banyak diganti. Semangatnya sudah luar biasa dan saya yakin bisa meraih kemenangan di turnamen ini," ujarnya.
Untuk pertandingan pertama melawan Persija Jakarta, Syafruddin memperkirakan selisih satu gol untuk kemenangan PS Polri.
"Bisa jadi 1-0 atau 2-1 lah," kata Syafruddin.
Acara peluncuran dimeriahkan dengan aksi yel-yel dari pendukung PS Polri yang menamakan diri Bhara Mania, mengambil nama dari singkatan Bhayangkara. Para pemain tampak kompak mengenakan jaket kuning dijajarkan di hadapan para pejabat utama Polri.
Berikut skuad Tim PS Polri yang berjumlah 31 pemain:
Indra Kahfi, Robertino Pugliara, Renzo Omar, Sandy Firmansyah, Gerald Pangkali, Dedi Hartono, Hansamu Yama, I Putu Gede, Zulfiandi, Maldini Pali, Paulo Sitanggang, M Ridho, Ahmad Hari, Abdul Majid, Ikhfanul Alam, Erenzimus, I Made Wirahadi, James Koko Lomell, Bio Paulin Piere, Ade Suhendra, Alsan Sanda, Ilham Udin Armaiyn, Muchlis Hadi Ning, M Fatchu Rochman, M Hargianto, Alfredo Hidayat, Iswar Fajar, Isnur Tiro, Martinus Rontini, Antoni Agustinus, Anggra Bratama. (ptr)