BMW Tidak Tertarik Tampil di MotoGP

Haryanto Tri Wibowo, CNN Indonesia | Jumat, 25/03/2016 15:53 WIB
BMW Tidak Tertarik Tampil di MotoGP BMW akan fokus membantu pebalap privater. (REUTERS/Darren Staples)
Jakarta, CNN Indonesia -- BMW Motorrad anak perusahaan BMW yang spesial memproduksi sepeda motor, tidak tertarik untuk terjun ke ajang MotoGP. CEO BMW Motorrad, Stephan Schaller, mengatakan pihaknya hanya akan fokus mendukung pebalap privater.

Meski melalui bisnis 2015 dengan sukses, BMW Motorrad dikatakan Schaller tetap tidak tertarik tampil di ajang. Schaller mengatakan BMW Motorrad akan tetap fokus mengembangkan sepeda motor komersial dalam beberapa tahun ke depan.

"BMW tentunya memiliki kekuatan ekonomi untuk tampil di MotoGP, tapi kami tidak akan menggunakannya untuk memiliki dua pebalap tampil di MotoGP," ujar Schaller kepada Auto Evolution.


BMW sudah lama tidak tampil di ajang balap sepeda motor, dengan kali terakhir tampil di Kejuaraan Dunia Superbike 2013. Schaller mengatakan untuk saat ini BMW Motorrad sudah mengalokasikan dana hingga 1 juta dolar AS untuk mendukung pebalap privater.

Dana tersebut digunakan untuk mendukung 318 balapan di 19 kejuaraan berbeda dan berlangsung di 23 negara, dengan salah satunya adalah Reli Dakar.

Penolakan BMW Motorrad bergabung dengan MotoGP datang setelah Asosiasi Tim MotoGP (IRTA), Federasi Sepeda Motor Internasional (IRTA), dan pemegang hak komersial MotoGP, Dorna, membentuk komite pemilihan dan membuka pendaftaran pebalap ke-24.

MotoGP musim depan akan diikuti 23 pebalap menyusul bergabungnya KTM. Namun, pihak MotoGP menargetkan MotoGP 2017 diikuti 24 pebalap. Padahal sebelumnya pihak KTM melalui CEO Stefan Pierer mengatakan pihaknya tidak punya kemampuan finansial untuk tampil di MotoGP.

KTM baru memastikan tampil di MotoGP setelah sukses melakukan tes sepeda motor RC16. Hingga saat ini KTM baru memiliki satu pebalap, yakni Bradley Smith yang baru saja direkrut dari Tech 3 Yamaha. (har)