Namun, ia menegaskan bahwa bukan berarti Spurs bakal berpangku tangan begitu saja membiarkan pesaing terdekatnya itu menyabet gelar. The Lilywhite sendiri saat ini berada di peringkat kedua dengan jarak tujuh poin dari skuat arahan Claudio Ranieri.
The Foxes dan Spurs sama-sama akan melakoni lima laga sisa lagi musim ini di Liga Primer Inggris. Saat ditanya oleh salah satu surat kabar Belanda, De Teegraaf, apakah posisi kedua merupakan kegagalan, Alderweireld menjawab bahwa timnya tak hilang asa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Alderwerield sendiri mengakui memang sulit menggeser Leicester di posisi teratas klasemen Liga Primer Inggris.
“Sulit mengejar gelar. Leicester punya segalanya di tangan,” ungkap pemain timnas Belgia tersebut.
“Bagaimana pun, kami akan tetap terus mengejar kemenangan di lima laga tersisa untuk tetap memberikan tekanan terhadap Leicester dan menjaga jarak dari tim-tim di belakang kami.”
Alderweireld juga memberikan pujian kepada Claudi Ranieri yang mampu mengangkat Leicester menjadi tim yang disegani di Liga Primer Inggris. “Apa yang dilakukan Leicester sangat sulit dipercaya. Dalam satu tahun ia melesat dari calon degradasi, menjadi calon juara,” tuturnya.
“Leicester melakukan pembelian bagus seperti Jamie Vardy dan Ryad Mahrez yang berada dalam penampilan puncaknya. Itu sangat bagus,” tuturnya. (bac/bac)