Itu adalah perusahaan yang sama yang memasang aplikasi teknologi visual 'mata elang' untuk di ajang olahraga tenis, kriket, serta Piala Dunia 2014.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sekarang, dengan teknologi yang fokus pada garis gawang, asisten tambahan yang bisa fokus secara eklusif untuk mengontrol insiden lain di area penalti, dan area paling krusial di lapangan," kata kepala ofisial wasit UEFA Pierluigi Collina dalam pernyataannya tentang penggunaan teknologi tersebut.
Teknologi mata elang itu bukanlah hal baru dalam dunia sepak bola. Teknologi yang sama juga sudah diterapkan di Liga Inggris dan Liga Jerman (Bundesliga).
Sistem teknologi itu menggunakan tujuh kamera untuk menyorot bola, kemudian memberi tanda kepada wasit lewat perangkat tertentu saat gol tercipta. (kid)