Di ajang tersebut, Persija membawa tiga pemain ekspatriat yakni Hong Soon (Korea Selatan), William Pacecho (Brasil), dan Pierre Boya (Kamerun). Pelatih Macan Kemayoran, Paulo Camargo, mengatakan bahwa ketiga pemain asingnya memiliki kemampuan sesuai yang ia harapkan.
Namun untuk dapat bersinar di turnamen tersebut, Camargo menilai mereka masih membutuhkan waktu. "Sekarang mereka dalam proses mengenal gaya bermain di Indonesia, mereka butuh waktu dan saya harap hari demi hari lebih baik," kata Camargo kepada CNNIndonesia.com di Jayapura, Jumat (29/4) lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ketika Anda mengundang pemain asing yang bagus untuk Indonesia, mereka tahu kondisi sepak bola di Indonesia. Mereka menanyakan soal kompetisi di Indonesia saat saya ajak ke Indonesia," ungkap Camargo.
"Para pemain asing yang saya bawa bagus, tapi mereka butuh waktu untuk beradaptasi. Saya sudah pernah melihat permainan mereka sebelumnya. Mereka punya teknik yang baik, kuat, serangan yang tajam, tapi butuh waktu untuk mengeluarkan kemampuan mereka secara maksimal di sini."
Camargo berhasil memborong tiga pemain asing setelah berhasil meyakinkan bahwa mereka punya peluang bagus bermain di ibukota Indonesia.
Jakarta, menurutnya kota yang sangat baik untuk ditinggali lantaran banyak fasilitas hiburan yang tersedia di sana seperti bioskop, restoran, dan toko belanja. "Akan tetapi, Anda jarus melakukan pekerjaan yang baik di lapangan," ucapnya.
Ia pun tidak mengekang pemainnya bila suatu saat memilih tim lain di dalam maupun luar negeri.
"Saya bilang kotanya bagus, orangnya suka sepak bola, dan dipenuhi banyak pencari bakat. Jika bermain bagus, mereka bisa tetap di Indonesia atau luar. Saya berikan kebebasan kepada mereka," ujar Camargo.
"Ketika mereka datang, mereka tidak tahu Indonesia. Begitu tiba di sini masyarakatnya ramah dan dekat dengan sepak bola. Namun mereka khawatir situasi sepak bola Indonesia. Saya harus perjelas benar soal ini, itu lebih baik."
Bagi pelatih asing asal Brasil ini sendiri, Indonesia merupakan negara yang kaya budaya, baik untuk hidup dan menimba pengalaman sepak bola. Karena kecintaaannya terhadap sepak bola, Camargo akan berusaha semaksimal mungkin untuk membuat Persija menjadi tim yang lebih baik.
"Saya tahu Persija adalah klub besar. Persija butuh kerja keras untuk jadi juara," tuturnya. (bac)