Adalah Tony Jiantong Xia, pemilik baru asal China, seperti yang diumumkan oleh pihak klub Villa. Tony merupakan pemilik perusahaan raksasa China, Recon Grup.
Kepastian penjualan Villa kepada Tony seperti disampaikan dalam pengumuman resmi klub. “Dr Xia (Tony) pernah main bola sebagai striker sampai ia menyelesaikan kuliahnya dan sepak bola hanya menjadi bagian dari hasratnya,” demikian pernyataan resmi Aston Villa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Ia berencana menjadikan Aston Villa sebagai klub terkenal di China yang merupakan penonton terbesar di dunia.”
Ketertarikan pengusaha China untuk membeli Villa sebenarnya sudah disampaikan beberapa tahun lalu.
Namun, saat itu Lerner masih belum menentukan sikap terkait tawaran tersebut. Ia kemudian baru bersedia melepas sahamnya setelah Villa terdegradasi.
Lerner sendiri mengambil alih kepemilikan Villa dengan mengucurkan dana sebesar 60 juta poundsterling pada 2006 silam. Namun, Villa akhirnya terdegradasi ke Liga Championship sejak kali pertama kemunculannya di Liga Primer Inggris pada 1992/93 silam.
“Saya menulis kepada suporter Villa, untuk menjelaskan bahwa degradasi ini karena tanggung jawab saya, bukan pihak lain,” demikian pernyataan resmi Lerner setelah Villa terdegradasi.
“Dan karena saya percaya terhadap Aston Villa dan sekarang akan kembali menjadi lebih kuat dan lebih mampu dengan cinta dan perhatian untuk komunitas, klub ini harus mewakili sejarah dan tradisi.” (bac)