"Ini semua disebabkan oleh kompetisi yang tak melewati proses verifikasi yang baik dari awal," ujar Sekretaris Jenderal BOPI, Heru Nugroho, ketika dihubungi CNNIndonesia.com, Senin (23/5).
"Tapi ini semua masuk dalam evaluasi yang kami lakukan dan akan kami laporkan kepada Menpora."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah salah satu suporter Persija Jakarta, Muhammad Fahreza, diduga meninggal akibat dianiaya aparat, kini seorang suporter PSS Sleman pun meregang nyawa.
Tak hanya itu, bentrok antarsuporter pun mewarnai pertandingan Persegres Gresik United melawan PS TNI di Stadion Petrokimia Gresik, Minggu (22/5).
Insiden-insiden itu diakui Heru membuatnya sedih dan gusar, lantaran kompetisi ISC yang sempat mendapat 'restu' Presiden Joko Widodo itu kini dirusak oleh faktor-faktor di luar lapangan.
"Tolong jangan mentang-mentang sudah mendapatkan rekomendasi dari Presiden dan Menpora, hal-hal seperti ini tidak diperhatikan," ujar Heru menghimbau.
"Saya juga merasa sedih melihat situasi saat ini. Jadi semoga GTS bisa mengatur agar tim-tim peserta bisa mengatur para suporternya masing-masing."
(vws)