Pihak Mercedes kemudian memerintahkan Rosberg untuk memberi jalan kepada Hamilton, agar peluang mengalahkan Ricciardo tetap terbuka. Meski sedang bersaing di klasemen sementara F1 2016, Rosberg tetap memberikan jalan kepada Hamilton.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ketika tim meminta untuk menekan tapi Anda tidak bisa melakukannya, dan mengancam peluang tim untuk menang, kami sudah punya perjanjian itu. Saya sudah ucapkan terima kasih kepada Rosberg, karena sudah menjadi pria sejati."
"Jika saya menggunakan topi merah seperti milik Niki Lauda, saya akan angkat topi untuk Rosberg. Dia membiarkan Hamilton lewat dan dia pahal posisi global kami, itu menunjukkan kerja sama tim yang hebat," ujar direktur balap Mercedes, Toto Wolff.
Rosberg sendiri menganggap keputusan membiarkan Hamilton lewat cukup menyakitkan. Namun, pebalap yang finis di posisi ketujuh itu sadar harus melakukannya. "Saya tidak punya kepercayaan diri dengan mobil. Hal lainnya, (team order) merupakan konsekuensi dari balapan," ucap Rosberg. (har)