Di Istora pada ajang BCA Indonesia Terbuka 2016, Rabu (1/6), Anthony kembali tumbang, meskipun kali ini dengan skor ketat 20-22, 23-25. Usai kalah, Anthony mengakui kekurangannya di saat-saat menentukan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Setelah kalah di Piala Thomas lalu, saya sudah mempelajari pola permainan Jorgensen dan langkah yang harus saya lakukan. Strategi tersebut sebetulnya sudah berjalan baik namun saya kurang tenang di saat penentuan,” ucap Anthony seusai pertandingan.
“Saya masih kurang tenang di saat akhir dan Jorgensen sangat pintar membaca situasi dan mengetahui bahwa saya sedang tegang.”
“Jorgensen pun dengan cerdik tak memberikan ruang dan waktu yang lama bagi saya untuk menenangkan diri. Ia terus dengan cepat memulai permainan begitu mendapatkan poin,” ujar Anthony.
Usai kalah di babak pertama Indonesia Terbuka kali ini, Anthony berharap bisa makin terpacu untuk meningkatkan kualitas permainan.
“Masih banyak yang harus saya lakukan dan perbaiki agar bisa tampil semakin baik,” ucap Anthony. (vws)