Epidemi virus Zika yang menyerang Brasil membuat banyak atlet khawatir hal tersebut akan memengaruhi penyelenggaraan Olimpiade. Bahkan para ilmuwan menyerukan agar Badan Kesehatan Dunia (WHO) menunda penyelenggaraan Olimpiade di Rio de Janeiro hingga wabah Zika sepenuhnya teratasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti yang sudah diberitakan sebelumnya, sebanyak 150 ilmuwan dan pakar kesehatan masyarakat setuju bahwa menggelar Olimpiade sesuai jadwal di tengah kemelut Zika adalah hal tidak etis.
Verrill yang memiliki anak laki-laki bernama Milo, mengatakan tak akan menghadiri ajang Olimpiade.
"Para ahli tetap tidak tahu keberadaan Zika secara pasti. Jadi meskipun terlihat tidak ada isu Zika lagi nanti, kami tak ingin mengambil resiko," ucap Verrill.
Rutherford merupakan pelari lompat jauh yang memulai karier sebagai atlet sejak 2002. Ia juga adalah peraih medali emas Olimpiade London 2012. (vws)