Merekam Momen Akhir Pekan Rio Haryanto di GP Kanada

Manor Grand Prix Racing Ltd, CNN Indonesia | Senin, 13/06/2016 14:28 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Pebalap nasional di ajang balap F1, Rio Haryanto, melewati sesi grand prix yang buruk di Kanada. Ia finis paling buncit, terpaut dua lap dari pemenang.

Pebalap nasional Rio Haryanto (kiri) berbincang bersama rekannya di tim Manor Racing, Pascal Wehrlein (tengah) dan pebalap-pebalap lainnya. (Dok. Manor Grand Prix Racing Ltd)
Rio Haryanto untuk kali pertama menjajal sirkuit balap Gilles Villeneuve, Kanada. Ia pun ikut dalam upacara penyambutan pebalap di sirkuit tersebut. (Dok. Manor Grand Prix Racing Ltd)
Manajer Rio Haryanto Piers Hunnisett mengatakan sirkuit Gilles Villeneuve lebih cenderung berkarakter sirkuit jalan raya. (Dok. Manor Grand Prix Racing Ltd)
Sayang, pada sesi kualifikasi, Rio Haryanto terpuruk. Dia menduduki posisi buncit, terpaut4,240 detik dari catatan waktu pebalap yang meraih pole position, Lewis Hamilton. (Dok. Manor Grand Prix Racing Ltd)
Walaupun memiliki catatan waktu paling buncit, Rio start dari posisi ke-20. Hal itu karena pebalap Sauber Marcus Ericsson mendapatkan penalti tiga grid, dan pebalap Renault Kevin Magnussen tidak mengikuti babak kualifikasi. (Dok. Manor Grand Prix Racing Ltd)
Rio Haryanto tersingkir di kualifikasi pertama setelah terpaut hingga 3,338 detik dari pebalap Mercedes Nico Rosberg yang menguasai sesi pertama kualifikasi. Peraih pole position adalah Lewis Hamilton dengan catatan waktu lebih 4,240 detik dari Rio. (Dok. Manor Grand Prix Racing Ltd)
Sayang di sesi balap, Minggu (12/6), Rio Haryanto tak bisa tampil maksimal. Ia finis di posisi ke-19, atau buncit. Rio bahkan terpaut kalah hingga dua lap dari juara dalam grand prix di Kanada, Lewis Hamilton. (Dok. Manor Grand Prix Racing Ltd)
Rio Haryanto kalah dua posisi dari rekan satu timnya di Manor Racing, Pascal Wehrlein. Wehrlein, yang juga terpaut dua lap dari Hamilton, berhasil finsi ke-17. (Dok. Manor Grand Prix Racing Ltd)


BACA JUGA