Menurut Keown, Stones belum pantas dibeli dengan harga 47,5 juta poundsterling atau nyaris menembus Rp810 miliar. Apalagi gaya bermainnya lebih banyak memegang bola ketimbang melakukan 'pekerjaan kotor'.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Seringkali saat mereka berhenti mencoba melakukan banyak hal karena menyadari bahwa dengan melakukan sedikit hal, mereka bisa lebih efektif untuk tim."
Pria berusia 50 tahun itu juga menilai, pengeluaran besar ManCity musim lalu untuk Eliaquim Mangala (31 juta poundsterling) bakal menjadi sia-sia dengan kehadiran Guardiola.
Sebab, mantan pelatih Barcelona dan Bayern Munich itu lebih menyukai gaya bermain Stones, yang mampu memainkan bola dari belakang sesuai dengan strategi tiki-taka yang dianut.
Menurut keown, City harus mengajari Stones untuk melakukan pekerjaan kasar yang biasa dilakukan pemain bertahan demi meraih titel.
"City mendatangkannya dan membayar dengan nilai tinggi karena Pep Guardiola mengenali cara bermainnya yang elegan. Tapi, silakan main di lini tengah kalau Anda tak bisa melaksanakan pekerjaan bertahan." (jun)