Indonesia kini duduk di peringkat 45 klasemen Olimpiade dengan torehan satu emas dan dua perak, sementara Malaysia di nomor 60 dengan empat perak dan satu perunggu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Malaysia sebenarnya memiliki peluang besar membawa pulang medali emas pertama dalam sejarah setelah mengirimkan wakil di tiga final bulutangkis: Lee Chong Wei di tunggal putra, Goh Liu Ying/Chan Peng Song di ganda campuran, serta Tan Wee Kiong/Goh V Shem di ganda putra.
Meski demikian, Olimpiade 2016 sendiri menjadi Olimpiade tersukses Malaysia.
Sejak pertama kali mengikuti ajang empat tahunan ini pada 1956 silam, Malaysia hanya pernah membawa pulang medali pada tiga kesempatan. Pada 1996 mereka merebut satu perak dan satu perunggu, pada 2008 membawa pulang satu perak, dan empat tahun lalu menggapai satu perak dan satu perunggu.
Kesuksesan ini disambut gembira Menteri Pemuda dan Olahraga Malaysia, Khairy Jamaluddin, lewat akun Twitternya.
"Atlet-atlet kami telah membuat negara bangga. Kampanye Olimpiade tersukses sepanjang masa. Saya bangga dengan mereka," cuit Khairy setelah kekalahan Lee Chong Wei di final.
"Sekarang kami menyusun rencana untuk Tokyo 2020. Kami memulainya hari ini."
(vws)