Cantona yang tiba di Old Trafford pada November 1992 sukses membantu ManUtd meraih gelar Liga Primer pertama dalam 26 musim terakhir. Gelar tersebut juga disebut-sebut sebagai pemicu kehancuran dominasi Liverpool di Inggris.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gol tunggal kemenangan MU ke gawang Liverpool itu dianggap sebagai gol terbaik di sepanjang karier Cantona. Ia bahkan tak pernah melupakan bagaimana proses gol tersebut.
“Gol di final Piala FA melawan Liverpool adalah gol terhebat saya sepanjang karier. Saya mencetak gol kemenangan dengan tendangan voli,” kenangnya.
Secara keseluruhan, Cantona telah bermain delapan pertandingan melawan Liverpool dengan catatan lima kemenangan untuk United, dua kali seri, dan satu kekalahan.
Kendati punya talenta brilian, Cantona memang dicap pemain kontroversial. Semasa aktif bermain ia pernah melakukan tendangan kungfu kepada seorang suporter Crystal Palace, Simmon Mathews. Insiden ini justru menjadi cerita unik yang tak terlupakan.
Kini, pria berusia 50 tahun itu juga kerap membuat panas telinga sejumlah pesepak bola dengan komentar sindiran lewat rekaman video yang diprakarsai Eurosport. (jun)