Pernyataan itu diungkap Giulini menyusul berubahnya kepemilikan dua klub raksasa Italia, Internazionale Milan dan AC Milan menjadi milik pengusaha-pengusaha China.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jika [Massimo] Moratti kembali menjadi presiden [Inter Milan], saya akan sangat bahagia," sambung Giullini.
"Tiga puluh tahun lalu, saya membeli AC Milan karena cinta. Saya sekarang menjualnya sebagai bentuk rasa cinta yang lebih besar lagi," kata Berlusconi kala itu lewat pernyataan resminya.
Berlusconi yang seorang penduduk asli kota Milan, membeli kesebelasan itu pada Februari 1986 melalui perusahaan media miliknya, Finnivest. Pada awal Agustus, Berlusconi secara resmi menjual 99,93 persen sahamnya pada konsorsium asal China, Haixa Capital, dengan €700 juta (termasuk utang-utang yang ditanggung).
Namun, proses perpindahan kepemilikan belum rampung sepenuhnya. Haixa Capital baru resmi mengambil alih kepemimpinan pada November nanti.
(bac)