Bravo bereaksi dengan menepis bola namun lantaran posisinya di luar kotak penalti, maka kartu merah pun diberikan padanya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ada momen ketika seorang kiper harus menendang bola jauh, namun Bravo berusaha mengatur ritme dari belakang. Terkadang, hal seperti ini (blunder) memang terjadi," ujar Guardiola seperti dikutip Mirror.
"Saya sudah berbicara dengannya. Bravo terlihat kecewa namun ini bagian dari permainan. Bravo tahu apa yang baru saja ia lakukan dan dia akan belajar dari hal itu."
"Bravo memiliki banyak pengalaman dan ia adalah salah satu kiper terbaik dalam 10 tahun terakhir. Saya tak pernah ragu terhadapnya," kata Guardiola.
Setelah kartu merah Bravo dalam kondisi timnya tertinggal 0-1, Guardiola menyadari peluang timnya untuk menang menjadi sangat tipis.
"Dengan 11 pemain pun, menghadapi Barcelona merupakan hal yang sulit. Dengan 10 pemain, maka sama saja laga sudah berakhir," kata Guardiola. (jun)