Berburu Tiket Demi Aksi Bela Timnas Indonesia

Titi Fajriyah & Denny Aprianto, CNN Indonesia | Jumat, 02/12/2016 19:20 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Ribuan orang mengantre di luar Gelora Bung Karno, demi mendapatkan bagian dari 10 ribu tiket pertandingan semifinal Piala AFF yang dijual langsung di loket.

Pendukung timnas rela mengantre di luar kawasan Gelora Bung Karno, Jakarta Selatan, 2 Desember 2016. Mereka bersabar demi mendapatkan tiket pertandingan semifinal Piala AFF antara Indonesia dan Vietnam. (CNN Indonesia/Denny Aprianto)
Para pendukung timnas Indonesia harus berjuang mengantre sejak pagi, bahkan ada yang menginap demi mendapatkan tiket yang dijual langsung. Ada 10 ribu tiket dari 27 ribu tiket yang dijual di loket Gelora Bung Karno, Jakarta Selatan, 2 Desember 2016. (CNN Indonesia/Titi Fajriyah)
Dua hari sebelumnya, Ketua Panitia Pelaksana laga leg pertama semifinal Piala AFF Yeyen Tumena menyatakan seluruh 27 ribu tiket yang dijual bebas akan diperjualkan 100 persen lewat sistem daring. Namun, situs penjualan resmi tak siap menerima lonjakan pengunjung. (CNN Indonesia/Denny Aprianto)
Setelah evaluasi atas rencana 100 persen penjualan daring, maka PSSI, AFF, dan jasa penjualan tiket resmi memutuskan ada 10 ribu tiket yang dijual langsung. (CNN Indonesia/Denny Aprianto)
Petugas keamanan menjaga situasi penjualan tiket di loket Gelora Bung Karno, Jakarta. Salah satunya diamankan oleh para petugas Polisi Militer berikut. (CNN Indonesia/Denny Aprianto)
Ada tiga kategori tiket yang dijual dengan rentang harga Rp100-300 ribu. (CNN Indonesia/Denny Aprianto)
Seorang perempuan yang rela mengantri dengan bahagia menunjukkan tiket leg pertama semifinal Piala AFF yang berhasil ia beli. (ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga)
Panitia penjualan menyatakan seluruh dari 10 ribu tiket telah habis terjual pada sekitar pukul 10.00 WIB. Hal itu menimbulkan keresahan di kalangan pendukung timnas Indonesia yang belum mendapatkan tiket. (ANTARAFOTO/Yulius Satria Wijaya)
Akhirnya sebagian dari pendukung timnas Indonesia yang tak kebagian membeli tiket mengadu ke Kementerian Pemuda dan Olahraga. Tampak jubir Kemenpora Gatot S Dewabroto yang menerima para pendukung timnas Indonesia. (CNN Indonesia/Titi Fajriyah)