Gestur Riedl tampak lebih rileks. Dia lebih banyak berbicara dan bersedia menjawab seluruh pertanyaan pekerja media. Sementara pelatih Thailand Kiatisuk Senamuang justru terlihat tegang dan irit bicara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tentu saja saya sudah pemain lainnya siap menggantikan Andik. Mereka punya kualitas yang sama. Namun, seperti biasanya saya akan memberitahukan kepada pemain lebih dulu baru kepada Anda (media)," ujar Riedl.
Riedl kembali melontarkan guyon ketika ditanya apakah akan menggunakan taktik bertahan total untuk memaksakan hasil imbang. Sebab, hasil imbang akan membuat skuat Merah Putih merebut gelar Piala AFF untuk kali pertama.
"Tentu saja saya sudah menyiapkan strategi untuk menghadapi Thailand. Tapi, saya tidak akan menceritakannya pada Anda. Soalnya dia (Kiatisuk) bisa mendengar perbincangan kita nanti," ujar Riedl yang disambut gelak tawa seisi ruangan konferensi pers.
Kiatisuk yang semula lebih banyak diam, kemudian menjawab gurauan Riedl dengan menutup kedua telinganya. "Teruskan saja, saya tidak mendengar kalian," ujarnya.
Sementara itu, Riedl juga berkali-kali menyebutkan tekanan kini berada di pundak Thailand yang akan tampil di depan publik sendiri. Apalagi mereka berstatus sebagai tim favorit juara Piala AFF 2016.
"Sejak leg pertama tekanan selalu berada di Thailand karena mereka adalah tim favorit sementara kami under-dog sejak awal turnamen," ujar Riedl. (har)