Sepatu latihan angkat besi memang cukup mahal buat para lifter pemula, apalagi di daerah. Atas dasar itu Eko memilih untuk memproduksi sendiri sepatu dengan kualitas yang tidak kalah dengan sepatu-sepatu angkat besi bermerek.
Sayangnya, Eko hingga kini masih bingung untuk mencari merek yang pas dengan keinginan hatinya. Padahal, 26 pasang sepatu hasil produksinya sudah datang ke rumahnya di kawasan Bekasi, Jawa Barat, Minggu (25/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan modal sekitar Rp500-600 ribu per pasang, sepatu itu nantinya dijual seharga Rp800 ribuan-an. Harga itu jauh beda jika dibandingkan dengan yang dijual produsen bermerek.
Dalam proses produksinya, Eko dibantu kakak iparnya yang pernah menjadi karyawan di sebuah toko sepatu. Eko sendiri juga yang belanja bahan kulit sepatunya, supaya ia bisa memilih bahan yang nyaman untuk dijadikan sepatu latihan.
"Saya beli sendiri di Mangga Dua bahannya. Saya juga punya standar kualitas, jangan sampai baru sekali dua kali pakai langsung rusak," jelasnya.
Atlet asal Lampung itu menyebut sepatu hasil produksinya itu akan ia jual melalui media sosial. Tak hanya itu, ia juga berencana untuk membuka stand di setiap kejuaraan angkat besi nasional.
Untuk memulai bisnisnya, saat ini Eko terinspirasi oleh atlet-atlet pemula yang tidak memiliki uang lebih untuk membeli peralatan tanding seperti sepatu, ikat pinggang dan pakaian tanding yang bermerek.
Sepatu hasil produksi atlet angkat besi nasional Eko Yuli Irawan. (Dok.Pribadi) |
Keinginan ini sebenarnya sudah lama berada di pikiran Eko. Tapi, mengingat modal yang diperlukan cukup besar, sehingga keinginannya itu masih disimpan rapat-rapat sampai akhirnya kini perlahan bisnis itu mulai berjalan. (bac)
Sepatu hasil produksi atlet angkat besi nasional Eko Yuli Irawan. (Dok.Pribadi)