Verstappen menunjukkan performa yang mencengangkan selama musim balap Formula 1 2016. Buktinya, ia mengakhiri musim di urutan kelima dengan meraih tujuh kali podium, satu podium pertama di Grand Prix Spanyol, empat kali runner up (Austria, Inggris, Malaysia dan Jepang).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya benar-benar tidak mengerti apa yang mereka keluhkan," kata Horner dikutip Autosport, Selasa (27/12).
Menurut Horner, ketika pebalap baru mulai hadir dan mengganggu, pasti mereka akan mendapatkan kritik. Tapi, tegasnya, Verstappen bukan tipe yang seperti disebut pebalap lain ataupun para pengeritik.
"Saya tidak berpikir ia telah melakukan sesuatu hal yang salah. Ia telah berjuang keras dan memberikan semua kemampuannya setiap kali ia berada di balik kemudi. Ia mencintai apa yang ia lakukan dan selalu bersemangat," jelasnya.
Sejauh ini, Verstappen menolak untuk mengubah cara mengemudinya. Ia justru malah menjadikan kritik yang ditujukan kepadanya itu sebagai sesuatu hal yang lucu, termasuk kejadian ketika ia bersenggolan dengan Sebastian Vettel di Grand Prix Meksiko.
"Mungkin orang terlalu banyak terlibat dalam pembicaraan perusahaan. Kami memberikan kedua pebalap kami kepercayaan dan keterbukaan. Itulah mengapa mereka begitu menarik bagi para penggemar dan mereka telah berkembang pesat tahun ini dibandingkan dengan banyak pembalap lain di lintasan," pungkas Horner. (bac)