"Ide kami seperti itu. Namun nantinya bisa saja berubah tergantung lawan yang dihadapi," ujar Milla.
Dalam kepala juru taktik asal Spanyol itu, timnas Indonesia U-22 harus menjadi kesebelasan yang bisa menyerang dari sisi lapangan. Tugas mencetak gol pun tidak cuma diemban oleh striker, tetapi juga gelandang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Semua bermain sangat bagus," tutur Milla.
"Selain menyerang, kami juga diminta untuk bertahan. Mainnya harus cepat," kata gelandang berusia 18 tahun itu.
Berkaca dari formasi tim nasional Spanyol yang menjuarai Piala Eropa U-21 tahun 2011 ketika dilatih Luis Milla, pelatih yang pernah bermain di Barcelona dan Real Madrid ini gemar memasang tiga pemain bertipe menyerang di depan.
Persis di belakang mereka ada Thiago Alcantara dan Ander Herrera, yang ditopang Javi Martinez di sektor gelandang bertahan serta empat pemain belakang di depan kiper.
Dengan formasi itu, mereka bisa membawa pulang Piala Eropa U-21 tahun 2011 setelah mengalahkan Swiss dengan skor 2-0. (antara/kid)