Hukuman yang dijatuhkan FIFA itu setelah Messi dianggap telah terbukti melontarkan kata-kata kasar terhadap asisten wasit Marcelo van Gasse saat Argentina mengalahkan Chile 1-0.
Lihat juga:Tanpa Messi, Argentina Hanya Menang Sekali |
Problem lainnya adalah masalah klasik bermain di markas Argentina yang tak ramah bagi tim-tim tamu. Ketinggian di Kota La Paz, lokasi Stadion Hernando Siles, kerap menyulitkan para pemain lawan dan menguntungkan tuan rumah yang sudah terbiasa.
Dengan ketinggian sekitar 3.640 meter di atas permukaan laut, kadar oksigen tipis membuat para pemain cepat kelelahan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pil kuat tersebut dinilai mampu menjaga ketahanan vitalitas di ketinggian yang sulit ditoleransi tubuh manusia. Sementara obat pusing untuk mencegah limbung para pemain akibat bermain di dataran tinggi minim oksigen.
Selain itu, pil-pil macam berjenis Sildenafil yang biasa digunakan para pria untuk meningkatkan keperkasaannya untuk berhubungan seks, tak masuk kategori doping dari badan anti-doping dunia (WADA). Pun dengan obat jenis parasetamol.
Lihat juga:Sumpah Serapah Messi Berujung Sanksi |
“Permasalahan (bermain) di ketinggian baru muncul pada 20 menit terakhir pertandingan,” ungkap Bauza seperti dikutip dari FourFourTwo.
“Kami akan lihat upaya kami melalui pertandingan yang berat secara fisik. Ketika kami berada di ketinggian, kami memberikan para pemain parasetamol untuk menghindari pusing,” ujar Bauza menambahkan.