Tak Ada Dilema Timnas dan Persija bagi Ryuji Utomo
CNN Indonesia
Senin, 10 Apr 2017 15:35 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Ryuji Utomo merupakan satu dari sejumlah talenta muda yang masuk dalam pemantauan Timnas Indonesia U-22. Bek Persija Jakarta itu menjadi salah satu pemain yang dipanggil untuk ikut pemusatan latihan jangka panjang.
Jika tiba waktunya harus melakoni pemusatan latihan bersama Timnas, Ryuji tentu bakal kehilangan kesempatan membela Macan Kemayoran untuk beberapa saat.
Meski demikian, pemain berdarah campuran Jepang dan Indonesia itu mengatakan, tak ada dilema baginya.
Ryuji mengatakan, akan dengan senang hati bisa membela Timnas Indonesia dan mengikuti pemusatan latihan. Terpenting, klub juga memberikan restu untuk melepas dirinya untuk sementara waktu ke Timnas Indonesia.
"Semua pemain berpikir tujuan tertinggi dalam berkarier di sepak bola adalah Timnas Indonesia. Kebanggaannya pasti besar karena ini membela negara," tutur Ryuji kepada CNNIndonesia.com, Senin (10/4) siang.
Ia mengaku, Persija juga sudah memberikan restu bagi dirinya mengikuti pemusatan latihan jangka panjang.
"Klub (Persija) bahkan memberikan dukungan penuh kepada saya di timnas. Kami sudah komunikasi dengan manajemen dan mereka sangat mendukung," terang Ryuji.
Ryuji merupakan satu-satunya pemain muda Persija yang dipanggil pelatih Timnas U-22, Luis Milla, untuk mengikuti program latihan jangka panjang.
Jika tiba waktunya harus melakoni pemusatan latihan bersama Timnas, Ryuji tentu bakal kehilangan kesempatan membela Macan Kemayoran untuk beberapa saat.
Meski demikian, pemain berdarah campuran Jepang dan Indonesia itu mengatakan, tak ada dilema baginya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Semua pemain berpikir tujuan tertinggi dalam berkarier di sepak bola adalah Timnas Indonesia. Kebanggaannya pasti besar karena ini membela negara," tutur Ryuji kepada CNNIndonesia.com, Senin (10/4) siang.
Lihat juga:Persija Imbang Tanpa Gol Lawan PS TNI |
Ryuji merupakan satu-satunya pemain muda Persija yang dipanggil pelatih Timnas U-22, Luis Milla, untuk mengikuti program latihan jangka panjang.