Darah Messi Kini Berbuah Tiga Poin untuk Barcelona
CNN Indonesia
Senin, 24 Apr 2017 09:50 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Lionel Messi menjadi bintang ketika Barcelona mengalahkan Real Madrid 3-2 pada lanjutan La Liga di Stadion Santiago Bernabeu, Minggu (23/4), dengan mencetak dua gol. Kini darah yang dikeluarkan Messi membuahkan kemenangan.
Messi terkena sikutan bek Madrid, Marcelo, pada menit ke-20. Darah pun keluar dari bagian mulut pemain asal Argentina tersebut. Messi kemudian mendapat perawatan medis dan sempat menjalani pertandingan dengan menggigit perban.
Permainan keras di El Clasico tidak menyurutkan nyali Messi. Penyerang 29 tahun itu kemudian mencetak gol pada menit ke-33, atau 13 menit setelah terkena sikutan Marcelo. Lima menit sebelum gol Messi, Madrid sempat unggul melalui gol Casemiro.
Mantan wasit ternama Spanyol, Iturralde Gonzalez, mengatakan Marcelo seharusnya mendapat kartu merah langsung atas tindakannya. Namun, wasit Alejandro Hernandez yang memimpin jalannya balapan tidak memberi hukuman kepada Marcelo.
"Marcelo mengangkat sikunya karena dia tahu Messi ada di situ. Marcelo melakukannya untuk memukul Messi di bagian wajah. Jelas itu kartu merah," ujar Gonzalez kepada AS.
Messi untuk kali kedua dalam lima hari terakhir berdarah saat menjalani pertandingan. Ketika Barcelona menghadapi Juventus di Camp Nou pada leg kedua perempat final, Rabu (19/5), Messi berdarah di bagian pipi kiri setelah terjatuh akibat dorongan Miralem Pjanic.
Darah yang keluar dari tubuh Messi ketika melawan Juventus tidak membuahkan hasil positif bagi Barcelona, setelah Azulgrana ditahan imbang tanpa gol dan tersingkir dengan agregat 0-3.
Sedangkan di El Clasico, darah yang dikeluarkan Messi tidak sia-sia. Kapten timnas Argentina itu mencetak dua gol dan memberi kemenangan untuk Barcelona. Messi mencetak kemenangan 3-2 Barcelona saat injury time babak kedua.
Messi terkena sikutan bek Madrid, Marcelo, pada menit ke-20. Darah pun keluar dari bagian mulut pemain asal Argentina tersebut. Messi kemudian mendapat perawatan medis dan sempat menjalani pertandingan dengan menggigit perban.
Lihat juga:Barcelona Hujani Lionel Messi dengan Pujian |
Permainan keras di El Clasico tidak menyurutkan nyali Messi. Penyerang 29 tahun itu kemudian mencetak gol pada menit ke-33, atau 13 menit setelah terkena sikutan Marcelo. Lima menit sebelum gol Messi, Madrid sempat unggul melalui gol Casemiro.
Mantan wasit ternama Spanyol, Iturralde Gonzalez, mengatakan Marcelo seharusnya mendapat kartu merah langsung atas tindakannya. Namun, wasit Alejandro Hernandez yang memimpin jalannya balapan tidak memberi hukuman kepada Marcelo.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lionel Messi menjalani pertandingan dengan menggunakan perban. (AFP PHOTO / GERARD JULIEN) |
Messi untuk kali kedua dalam lima hari terakhir berdarah saat menjalani pertandingan. Ketika Barcelona menghadapi Juventus di Camp Nou pada leg kedua perempat final, Rabu (19/5), Messi berdarah di bagian pipi kiri setelah terjatuh akibat dorongan Miralem Pjanic.
Lihat juga:Enrique: Messi Pemain Terhebat dalam Sejarah |
Darah yang keluar dari tubuh Messi ketika melawan Juventus tidak membuahkan hasil positif bagi Barcelona, setelah Azulgrana ditahan imbang tanpa gol dan tersingkir dengan agregat 0-3.
Sedangkan di El Clasico, darah yang dikeluarkan Messi tidak sia-sia. Kapten timnas Argentina itu mencetak dua gol dan memberi kemenangan untuk Barcelona. Messi mencetak kemenangan 3-2 Barcelona saat injury time babak kedua.
Lionel Messi menjalani pertandingan dengan menggunakan perban. (