Setelah jeda dua pekan usai seri ketujuh di Katalonia, publik MotoGP akan kembali menyaksikan pebalap-pebalap andalannya berpacu di sirkuit pada pekan ini. Sirkuit di Assen, Belanda, akan menjadi tuan rumah MotoGP seri kedelapan sepanjang pekan ini.
Bagi Rossi, sirkuit tuan rumah MotoGP Belanda ini adalah salah satu favoritnya. Dia tercatat pernah menjadi juara sembilan kali di sana, satu di antaranya di kelas 250cc, dan satu lagi di kelas 125 cc. Kurun waktu lima tahun terakhir, Rossi dua kali menjadi juara di sana.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah satu masalah utama dari motor Yamaha M1 yang diamini Rossi dan kawan-kawan adalah persoalan pada roda dan pengaruhnya pada setelan motor. Setelah GP Katalonia lalu, Yamaha melakukan uji coba kembali atas sasis baru Yamaha.
"Saya selalu kesulitan menunggangi motor ini saat berbelok, memasuki tikungan. Saya tak pernah merasa nyaman, 100 persen," ujar Rossi seperti dikutip dari Crash.net pada 13 Juni lalu.
“Kami memang telah melakukan sebuah pekerjaan yang bagus, motor ini menjadi lebih mudah dipacu, lebih presisi, sebagian besar saya suka. Kami masih memiliki sedikit masalah pada ban belakang, kami sepertinya belum bisa mengatasi masalah tersebut,” ujar Rossi seperti dikutip dari Tuttomotoriweb, Senin (19/6).
Rossi mengakui meski dirinya puas dengan perubahan pada M1, namun ia tak menjamin dapat kembali ke jalur juara dunia dalam waktu singkat.
“The Doctor tak terlihat dapat menemukan jalur yang tepat dulu. Dalam separuh kompetisi tak akan lama, tunggu untuk kabar besarnya,” ujar Rossi dan menegaskan Yamaha untuk segera mengatasi masalah secepat mungkin.
Jelang gelaran grand prix di sirkuit yang memiliki total jarak 118,1km tersebut, Rossi ada di peringkat lima klasemen dengan torehan 83 poin. Ia tertinggal 23 poin dari rekan satu timnya, Maverick Vinales yang berada di puncak klasemen pebalap.
Berkaca pada itu semua, para penggemar Rossi tentu masih mengharapkan idola mereka bisa kembali berjaya di Assen pada akhir pekan ini.