Paskibraka, Figur Pemuda Cinta Pancasila

Titi Fajriyah, CNN Indonesia | Rabu, 26/07/2017 15:43 WIB
Paskibraka, Figur Pemuda Cinta Pancasila Menpora Imam Nahrawi mengukuhkan 68 Paskibraka untuk upacara Kemerdekaan RI 17 Agustus mendatang. (CNN Indonesia/Titi Fajriyah)
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi secara resmi membuka pelatihan dan pendidikan pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka) nasional di Wisma Soegondo PP PON, Cibubur, Rabu (26/7).

Imam mengatakan sebanyak 68 Paskibraka dari 34 provinsi yang lolos merupakan kumpulan dari seluruh perbedaan suku, ras, agama dan kebudayaan yang ada di Indonesia.
Mereka akan ditempa oleh pelatih dan pembina dari berbagai kesatuan serta senior Paskibra untuk mengibarkan Sangsaka Merah Putih di Istana Negara, 17 Agustus mendatang.

"Selamat kepada peserta yang lolos mewakili Provinsi di seluruh tanah air. Ini anugerah luar biasa di antara sekian juta anak muda dan Paskibra di Tanah Air," kata Imam.


Paskibraka dipersiapakSebanyak 68 Paskibraka dari 34 provinsi lolos seleksi dan menjalani pelatihan di Cibubur. (CNN Indonesia/Titi Fajriyah)
Lanjutnya, tidak hanya fisik dan mental, Paskibraka juga akan digembleng jiwa nasionalisme serta bela negara untuk bisa menjadi figur dan contoh bagi pemuda ke depan.

"Jadikan ini tidak hanya kalian mendapatkannya, tapi kalian juga memberikan informasi, keteladanan, dan contoh. Mereka adalah calon pemimpin di masa yang akan datang," jelasnya.

Imam juga menjelaskan pentingnya peran pemuda untuk meredam prasangka SARA yang tengah berkembang di Indonesia dewasa ini.  Imam berpesan, agar para Paskibraka tidak tergoda isu dan berita-berita dengan isme-isme baru yang berpotensi menggoyang NKRI.

Para Paskibraka juga harus sadar bahwa mereka hidup di dalam dunia yang penuh perbedaan dan dibingkai dengan Pancasila sebagai pedoman dan pemersatu bangsa.

"Kalian pelopor dan menunjukkan diri secara formal pada 17 Agustus di hadapan Presiden Joko Widodo, Wakil Presiden Jusuf Kalla, dan 240 juta penduduk Indonesia," terangnya.