Situs resmi PSSI sore ini tidak bisa diakses setelah dibajak pihak bernama Mujahidinjection. Terdapat gambar yang diduga pengungsi Rohingya dan suporter sepak bola yang membentangkan pesan mengenai tragedi kemanusiaan yang menimpa etnis Rohingya di Myanmar.
Lihat juga:Situs PSSI Dibajak Usai Sanksi Persib |
"Kayaknya kemungkinan bentuk protes karena tidak terima Persib kena sanksi gara-gara koreografi soal Rohingnya," ujar Gatot kepada CNNIndonesia.com, Kamis (14/9) sore.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Situs PSSI sempat dibajak dan tidak bisa diakses. (Screenshot via https://pssi.org/pssi-media/login) |
"Mereka mungkin berpikir soal bom Paris tidak apa-apa, tidak ada hukuman, padahal kami tetap ada hukuman berdasarkan kode disiplin. Segala pesan-pesan di luar sepak bola tidak diperbolehkan," ucap Gatot.
Salah satu wajah laman situs PSSI ketika dibajak. (Screenshot via https://pssi.org/pssi-media/login) |
Terkait situs PSSI yang hingga pukul 18.45 WIB masih belum bisa diakses, Gatot mengatakan pihaknya sedang berusaha keras memperbaikinya. "Sekarang sedang dalam proses perbaikan secara internal kami," ujar Gatot.
Persib sendiri dalam keputusan Komdis PSSI terkena sanksi denda Rp50 juta karena aksi Bobotoh. Sanksi itu tidak bisa dibanding oleh pihak Persib.
Situs PSSI sempat dibajak dan tidak bisa diakses. (Screenshot via
Salah satu wajah laman situs PSSI ketika dibajak. (Screenshot via