Rio yang terakhir tampil di seri Jerman pada balapan F1 musim lalu mengendarai mobil Spark SRT_01E dalam 30 putaran.
Lihat juga:Duel Spanyol XI vs Catalonia XI |
Pengalaman perdana di dalam kokpit mobil Formula E membuat mantan pebalap tim Manor Racing itu kagok, namun Rio menganggapnya sebagai tantangan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah terakhir berlaga di F1 pada Juli 2016, Rio Haryanto kembali ke lintasan balap formula dengan menjajal mobil Formula E, Selasa (3/10). (Manor Grand Prix Racing Ltd) |
Formula E diprediksi menjadi salah satu lomba balap mobil yang akan menyaingi Formula 1. (Enrique Marcarian) |
Formula E adalah balapan mobil yang menggunakan energi listrik. Dalam kesempatan pertamanya, Rio mendapat mobil yang disuplai tenaga sebesar 200 kilowatt atau berkekuatan penuh.
Balapan yang diprediksi bisa menyaingi F1 ini sudah dimulai sejak 2014. Beberapa pebalap tenar yang ambil bagian di lintasan Formula E adalah Nelson Piquet Jr, Nick Heidfeld, dan Sebastian Buemi. Pesaing Rio di lintasan GP 2 dan F3 seperti Mitch Evans dan Esteban Gutierez juga berlaga di balapan ini. (nva)
Setelah terakhir berlaga di F1 pada Juli 2016, Rio Haryanto kembali ke lintasan balap formula dengan menjajal mobil Formula E, Selasa (3/10). (Manor Grand Prix Racing Ltd)
Formula E diprediksi menjadi salah satu lomba balap mobil yang akan menyaingi Formula 1. (Enrique Marcarian)