Jerman Selalu Memupus Peluang Messi di Piala Dunia

Nova Arifianto, CNN Indonesia | Kamis, 12/10/2017 14:20 WIB
Jerman Selalu Memupus Peluang Messi di Piala Dunia Timnas Jerman selalu mengadang ambisi Lionel Messi di pentas Piala Dunia. (AFP PHOTO / ADRIAN DENNIS)
Jakarta, CNN Indonesia -- Lionel Messi dan Argentina akhirnya memastikan tampil di Piala Dunia 2018 setelah melewati masa-masa sulit di Kualifikasi Piala Dunia zona CONMEBOL.

Kemenangan 3-1 atas Ekuador menggaransi Argentina merasakan pesta sepak bola dunia yang ke-17. Dalam 16 kesempatan sebelumnya Tim Tango hanya dua kali meraih gelar juara dunia, yakni di tahun 1978 dan 1986.

Seiring dengan kemunculan Lionel Messi, harapan pendukung Argentina untuk meraih gelar juara dunia yang ketiga turut bertumbuh. Namun dari tiga Piala Dunia bersama Messi, Argentina tak kunjung meraih gelar yang ketiga.

Sejak 2006 hingga 2014, Albiceleste dan La Pulga selalu takluk dari salah satu negara raksasa lain di lapangan hijau.


Lionel Messi menjadi tulang punggung Timnas Argentina meraih gelar juara dunia yang ketiga.Lionel Messi menjadi tulang punggung Timnas Argentina meraih gelar juara dunia yang ketiga. (REUTERS/Agustin Marcarian)
Pada babak perempat final Piala Dunia 2006, Jerman menghentikan perlawanan Argentina lewat babak adu penalti setelah skor 1-1 bertahan hingga akhir babak tambahan. Pelatih Jose Pekerman memilih tidak memasukkan Messi yang masih berusia 19 tahun dari bangku cadangan.

Di Afrika Selatan 2010, Die Mannschaft kembali mencundangi Messi dan kawan-kawan di babak delapan besar. Skor 4-0 mengakhiri perjalanan Argentina dan Messi mulai menuai kritik atas performanya yang dianggap berbeda ketika membela klub dan tim nasional.

Harapan terbesar Messi mengangkat trofi Piala Dunia pada tiga tahun lalu juga harus pupus oleh Jerman. Gol tunggal Mario Goetze di babak tambahan menjadi pembeda yang sekaligus menegaskan Jerman sebagai rintangan besar Messi di Piala Dunia.