Aji Santoso Ungkap Polemik Choirul Huda di Bangku Cadangan

Titi Fajriyah, CNN Indonesia | Senin, 16/10/2017 18:14 WIB
Pelatih Persela Lamongan, Aji Santoso, sempat menjadikan Choirul Huda sebagai cadangan dan baru memainkan mendiang sebagai starter saat melawan Semen Padang. Aji Santoso sudah menyiapkan Choirul Huda sebagai starter di bawah mistar Persela hingga kompetisi usai. (ANTARA FOTO/Rahbani Syahputra)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pelatih Persela Lamongan, Aji Santoso, belakangan dikabarkan sempat berselisih paham dengan Choirul Huda. Ini disebabkan keputusan Aji mengirimkan sang kapten di bangku cadangan.

Aji sempat membangkucadangkan Choirul Huda pada beberapa laga terakhir di Liga 1 2017. Choirul dianggap tampil di bawah performa, terutama ketika Laskar Joko Tingkir tumbang 0-2 dari Arema FC di Malang, Sabtu (16/9).

Pada laga tersebut, Aji membuat keputusan menarik keluar Choirul pada menit ke-73. Menurutnya, dua gol Arema seharusnya tak perlu terjadi bila pemain, termasuk penjaga gawang, berkonsentrasi penuh.


Selepas laga, Choirul pun mengkritik keputusan Aji. Choirul beranggapan lebih tepat jika menambah jumlah pemain depan ketika tim dalam situasi tertinggal. Namun, perselisihan sang kapten dan pelatih tidak berlangsung lama.
Choirul Huda sudah 18 tahun membela Persela Lamongan.Choirul Huda sudah 18 tahun membela Persela Lamongan. (ANTARA FOTO/Sahrul Manda Tikupadang)
Choirul pun mengaku tak masalah dibangkucadangkan sejak awal pertandingan. Aji kemudian kembali memberikan posisi utama pada Choirul saat Laskar Joko Tingkir menghadapi Semen Padang di Stadion Surajaya, Minggu (15/10).

"Setelah saya ganti waktu melawan Arema, itu sudah tidak ada masalah. Dia (Choirul) juga bisa memahaminya," ungkap Aji kepada CNNIndonesia.com, Senin (10/16).

Buat Choirul, laga di pekan ke-29 itu jadi kali pertama dirinya tampil sebagai starter sejak digantikan Ferdiansyah di menit ke-73 saat bertandang ke Arema FC di pekan ke-24.

Nahasnya, kembalinya Choirul dari bangku cadangan setelah empat pekan juga menjadi yang terakhir penampilannya bersama Persela.

Choirul tak sadarkan diri usai benturan dengan rekan setimnya Ramon Rodrigues, sebelum dinyatakan meninggal di RSUD Dr Soegiri, Lamongan.
Nyawa Choirul Huda tak tertolong setelah bertabrakan dengan Roman Rodrigues.Nyawa Choirul Huda tak tertolong setelah bertabrakan dengan Roman Rodrigues. (ANTARA FOTO/Rahbani Syahputra)
Aji pun mengungkapkan alasannya menurunkan Choirul sebagai penjaga gawang utama Persela saat menjamu Kabau Sirah.

"Dalam persiapan beberapa hari terahkir, dia (Choirul Huda) sangat serius dalam berlatih. Saya sempat sampaikan ke dia bahwa di enam pertandingan terakhir, saya ingin Choirul yang main. Waktu itu dia jawab 'siap coach'," kenang Aji.

Di mata Aji, Choirul adalah sosok yang pendiam, santun, dan tidak banyak bicara. Itu juga menjadi panutan para juniornya.

Sejauh ini, Persela berada di peringkat 14 klasemen Liga 1 dengan raihan 36 poin. Laskar Joko Tingkir harus berjuang untuk menjauh dari zona degradasi hingga lima pertandingan tersisa.