Dua Wakil Indonesia Juara di Perancis Terbuka

Jun Mahares, CNN Indonesia | Minggu, 29/10/2017 21:36 WIB
Dua Wakil Indonesia Juara di Perancis Terbuka Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir sukses meraih gelar juara Perancis Terbuka 2017. Ini menjadi gelar ketiga mereka di tahun 2017.(REUTERS/Russell Cheyne)
Jakarta, CNN Indonesia -- Indonesia berhasil menyabet dua gelar juara di Perancis Terbuka Superseries 2017. Trofi tersebut masing-masing disumbangkan pasangan ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir dan ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu.

Tontowi/Liliyana sukses mengalahkan unggulan pertama, Zheng Siwei/Chen Qingchen asal China dengan pertandingan dua gim langsung, 22-20 21-15 pada laga final di Stade Pierre de Coubertin, Minggu (29/10).

Tontowi/Liliyana mengalahkan unggulan pertama asal China, Zheng Siwei/Chen Qingchen.Tontowi/Liliyana mengalahkan unggulan pertama asal China, Zheng Siwei/Chen Qingchen. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Kredit lebih pantas diberikan kepada pasangan Owi/Butet. Meski sempat tertinggal di interval pertama, baik di gim pertama dan kedua, namun kedua pasangan ini sukses membalikkan keadaan.


Ini menjadi gelar ketiga bagi Owi/Butet di tahun 2017 setelah sebelumnya berhasil menjuarai Indonesia Open dan Kejuaran Dunia Bulutangkis di Skotlandia.

Sebelumnya, Greysia/Apriyani lebih dulu menahbiskan diri sebagai juara usai menundukkan wakil Korea Lee So Hee/Shin Seung Chan.

Greysia/Apriyani lebih dulu menahbiskan diri sebagai juara usai menundukkan wakil Korea Lee So Hee/Shin Seung Chan.Greysia/Apriyani lebih dulu menahbiskan diri sebagai juara usai menundukkan wakil Korea Lee So Hee/Shin Seung Chan. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Sempat mendapat tekananan di awal laga, Greysia/Apriyani sanggup mengatasi perlawanan Lee/Shin dua gim langsung 21-17, 21-15.

Kemenangan Greysia/Apriyani memutus puasa gelar Indonesia selama 20 tahun terakhir di nomor ganda putri.

Kali terakhir ganda putri Merah Putih meraih juara di Perancis yaitu lewat gelar yang ditorehkan Cynthia Tuwankotta/Etty Tantri pada 1997 silam. (jun)