Selain itu, bintang Barcelona tersebut dituduh suka pilih-pilih pelatih dan mempengaruhi perilaku rekan setimnya. Messi sendiri menganggap tuduhan tersebut sebagai hal yang 'menggelikan'.
"Itu membuat saya marah ketika orang-orang mengatakan sesuatu dengan begitu mudahnya. Orang-orang mengatakan banyak hal tanpa mengetahuinya. Jadi, di satu sisi, itu membuat saya marah," kata Messi seperti yang dilansir dari ESPN.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lionel Messi membantah jika dirinya paling berkuasa menentukan para pemain dan pelatih Timnas Argentina. (REUTERS/Albert Gea) |
"Bohong jika ada yang mengatakan bahwa saya memilih rekan setim dan pelatih yang pantas ada di tim nasional. Saya hanya salah seorang pemain dalam sebuah tim," ucap Messi.
Lihat juga:Bhayangkara FC, Juara yang Dihujat |
Kritikan mengalir deras ke Timnas Argentina belakangan ini karena performa mereka yang tidak memuaskan dalam kualifikasi Piala Dunia 2018. Argentina nyaris tidak lolos ke Piala Dunia 2018 dari zona Amerika Selatan.
Lionel Messi berkontibusi besar membantu Timnas Argentina lolos ke Piala Dunia 2018. (REUTERS/Henry Romero) |
"Saya tidak tahu apakah tahun depan adalah Piala Dunia terakhir. Saya mencoba untuk tidak memandang sesuatu terlalu jauh, dan fokus dengan tujuan-tujuan yang ada di setiap hari. Saya tidak tahu apa yang bakal terjadi di Piala Dunia nanti," ujarnya lagi. (bac)
Lionel Messi membantah jika dirinya paling berkuasa menentukan para pemain dan pelatih Timnas Argentina. (REUTERS/Albert Gea)
Lionel Messi berkontibusi besar membantu Timnas Argentina lolos ke Piala Dunia 2018. (REUTERS/Henry Romero)