Persija Minta Dukungan Pemprov DKI untuk Gelar Laga di GBK

Mesha Mediani, CNN Indonesia | Kamis, 14/12/2017 19:37 WIB
Persija Minta Dukungan Pemprov DKI untuk Gelar Laga di GBK Persija (kanan) saat menjamu PSM Makassar di Stadion Patriot pada kompetisi Liga 1 2017 lalu. (ANTARA FOTO/Risky Andrianto)
Jakarta, CNN Indonesia -- Persija Jakarta sangat berharap bisa menggunakan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) untuk kompetisi musim depan. Menurut Presiden Persija, Ferry Paulus, sebagai klub yang berasal dari DKI Jakarta, Persija harus bermarkas di ibu kota.

Terlebih lagi, untuk 2018 mendatang, klub berjuluk Macan Kemayoran itu tidak saja akan tampil di kompetisi domestik, tetapi juga di Piala AFC. Guna menjaga martabat bangsa Indonesia dan juga DKI Jakarta, Persija pun menemui Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno pada Rabu (13/12) lalu.

Ferry mengatakan, ada tiga hal yang disampaikan pihaknya kepada Sandiaga. Pertama, soal persiapan Persija mengikuti Piala AFC dan Liga 1 2018, kedua soal markas, serta terakhir mengenai lapangan latihan.


"Maka dari itu, saya perlu dukungan teman-teman, masyarakat, dan Pak Wagub. Saya tidak bisa bayangkan kalau kami sebagai tuan tumah mewakili Jakarta, mewakili Indonesia, kami bermain di kota lain. Betapa sedihnya kami," ujar Ferry.

Di mata Ferry, Persija bukan milik siapa-siapa, tetapi milik masyarakat Jakarta. Karena itu juga, dia menyampaikan segala kesulitannya saat ini kepada Pemerintah Provinsi DKI.
Menurut Ferry Paulus, pihaknya akan sangat sedih apabila tidak bisa menggunakan SUGBK.Menurut Ferry Paulus, pihaknya akan sangat sedih apabila tidak bisa menggunakan SUGBK. (CNN Indonesia/Arby Rahmat Putratama)
Sampai dengan saat ini, Persija belum mendapatkan konfirmasi resmi mengenai stadion yang akan digunakan untuk musim depan. Sementara, Persija bakal menjadi tuan rumah dalam fase Grup H Piala AFC 2018 melawan klub Singapura, Tampines Rovers atau Geylang International pada 28 Februari 2018.

Kompetisi Liga 1 2018 juga dimulai akhir Februari nanti. Sedangkan Stadion Patriot Bekasi yang digunakan juara Liga Indonesia 2001 itu pada musim lalu tengah dalam renovasi untuk Asian Games 2018 sampai Februari mendatang.
Pada musim lalu, Persija harus melakoni laga kandang di Stadion Manahan saat melawan Persib.Pada musim lalu, Persija harus melakoni laga kandang di Stadion Manahan saat melawan Persib. (ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha)
Mengenai SUGBK, Ferry mengatakan, renovasi untuk Asian Games sudah selesai. Tetapi kewenangan penggunaan SUGBK kini ada di INASGOC, panitia lokal Indonesia penyelenggara Asian Games 2018.

Guna memuluskan langkah menggunakan SUGBK, Persija pun akan menemui petinggi INASGOC. Termasuk meminta bantuan Sandiaga Uno untuk bisa berbicara dengan Presiden INASGOC Erick Thohir. Ferry mengklaim, pihaknya telah mendapat lampu hijau dari Direktur Utama SUGBK Winarto dan pengelola SUGBK Sekretariat Negara.

"Jadi, siapa pun yang menggunakan (SUGBK), selama itu merupakan kepentingan olahraga pasti diizinkan, dan pembiayaannya untuk perawatan. Masalahnya, bahwa kewenangan untuk memberikan izin penggunaan lapangan ada di INASGOC," Ferry menuturkan. (sry/jun)