Tontowi/Liliyana Akui Rapuh saat Lawan Zheng/Chen
Jun Mahares | CNN Indonesia
Minggu, 17 Des 2017 07:25 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Ganda campuran Indonesia Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir harus mengakui keunggulan wakil China Zheng Siwei/Chen Qingchen di semifinal BWF Super Series Finals, Sabtu (16/12).
Tontowi/Liliyana kalah dua gim langsung dari musuh bebuyutannya, Zheng/Chen, dengan skor 12-21 dan 17-21. Ini menjadi kemenangan kedua pasangan Zheng/Chen dari lima pertemuan dengan Tontowi/Liliyana.
Selepas pertandingan, Tontowi dan Liliyana mengakui tampil tak maksimal pada laga ini. Tontowi bahkan mengakui pertahannya terlalu mudah dijebol lawan.
“Penampilan kami memang tidak maksimal, terutama saya yang kurang agresif. Pertahanan saya gampang jebol, nggak seperti biasanya. Hari ini kurang pas ‘touch’ nya,” ujar Tontowi seperti dikutip dari Badmintonindonesia.org.
Liliyana juga punya pendapat yang sama. Ia mengaku kesulitan meredam agresivitas Zheng/Chen yang tampil penuh variasi.
“Kali ini pertahanan kami kurang rapat. Zheng banyak spekulasi, kadang hanya chop dan sekali ‘tembak’ saja kami langsung ‘mati’, jadi kami tidak bisa berkembang,” ungkap Liliyana.
“Bermain kan nggak mungkin menyerang terus, ada kalanya harus bertahan, nah saat bertahan, malah jebol. Permainan kami tidak keluar.”
Butet, sapaan karib Liliyana pun mengakui punya banyak kesempatan untuk meraih poin di gim kedua. Namun, upaya keras mereka kalah maksimal dari pasangan lawan.
“Kami sudah berusaha dan kami akui hari ini lawan bermain lebih bagus,” ujarnya.
Dengan hasil ini maka Indonesia hanya memiliki satu wakil di final lewat Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon. Pasangan ganda putra Indonesia ini akan berhadapan dengan Liu Cheng/Zhang Nan dari China, Minggu (17/12). (jun)
Tontowi/Liliyana kalah dua gim langsung dari musuh bebuyutannya, Zheng/Chen, dengan skor 12-21 dan 17-21. Ini menjadi kemenangan kedua pasangan Zheng/Chen dari lima pertemuan dengan Tontowi/Liliyana.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tontowi/Liliyana akui pertahanannya rapuh saat berhadapan dengan Zheng/Chen. (Scanpix Denmark/Claus Fisker via REUTERS) |
“Bermain kan nggak mungkin menyerang terus, ada kalanya harus bertahan, nah saat bertahan, malah jebol. Permainan kami tidak keluar.”
Langkah Tontowi/Liliyana terhenti di semifinal BWF Super Series Finals. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan) |
“Kami sudah berusaha dan kami akui hari ini lawan bermain lebih bagus,” ujarnya.
Dengan hasil ini maka Indonesia hanya memiliki satu wakil di final lewat Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon. Pasangan ganda putra Indonesia ini akan berhadapan dengan Liu Cheng/Zhang Nan dari China, Minggu (17/12). (jun)
Tontowi/Liliyana akui pertahanannya rapuh saat berhadapan dengan Zheng/Chen. (Scanpix Denmark/Claus Fisker via REUTERS)
Langkah Tontowi/Liliyana terhenti di semifinal BWF Super Series Finals. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)