Kemenpora Desak Cabor Setujui Anggaran Asian Games

Arby Rahmat , CNN Indonesia | Kamis, 11/01/2018 20:22 WIB
Kemenpora Desak Cabor Setujui Anggaran Asian Games PBSI jadi salah satu induk cabor yang sudah menyetujui anggaran Asian Games. (CNN Indonesia/Putra Tegar Permata Idaman)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kemenpora mendesak para induk cabang olahraga (cabor) untuk segera menandatangani nota kesepahaman atau Memorandum of Understadning terkait anggaran pelatnas Asian Games 2018.

Dari 40 cabor yang akan tampil di Asian Games, baru delapan di antaranya yang sudah menyetujui sekaligus meneken MoU terkait anggaran yang bakal diterima. Delapan cabor tersebut antara lain bola tangan, rugby, paralayang, bulutangkis, pencak silat, sepatu roda, balap sepeda, dan angkat besi.

Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi dan Olahraga Mulyana memberi tenggat waktu hingga Jumat (12/1) untuk cabor lainnya turut menandatangani MoU.

"Sekarang ini kami dikejar untuk bisa memberikan uang saku kepada taman-teman yang sudah MoU pada 15 Januari. Cabor seperti bulutangkis, paralayang, sepatu roda, basket, itu sudah melakukan MoU. Tapi karena menunggu yang lain, terpaksa kami tunggu," kata Mulyana kepada para awak media dalam konferensi pers di Kemenpora pada Kamis (11/1) sore.

"Mulai hari ini (11/1), arahan Pak Menteri [Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia] adalah segera selesaikan [pemberian] uang saku. Dan mudah-mudahan teman-teman yang sudah MoU, akan dapat [anggaran pelatnas] bulan Januari. Itu yang kami sudah tegaskan," ucap Mulyana.

Kemenpora akan mengundang KONI, KOI, CdM, dan seluruh cabor Asian Games 2018 untuk datang pada Jumat (12/1). Kalau ada cabor yang tidak tanda tangan MoU, lanjutnya, cabor tersebut dianggap tidak serius mengikuti Asian Games.

"Ini pemerintah sudah memberikan bantuan kepada cabor, ayo bersama-sama. Kalau ternyata besok tidak mau untuk tanda tangan, berarti kan tidak serius/membina/partisipasi pada Asian Games. Begitu lho," ucap Mulyana.

Senada, Wakil Ketua Umum KONI Pusat Eka Wahyu Kasih mengatakan akan turut serta membantu Kemenpora dalam menyelesaikan semua permasalahan yang ada terkait anggaran pelatnas Asian Games 2018.

"Kami semua bertekad dengan satu misi mencapai prestasi tertinggi di Asian Games. KONI diamanatkan untuk membantu Menteri [Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia] dalam rangka pengawasan dan pendampingan selama Asian Games," ujar Eka. (ptr)