Sandy Walsh Puji Kecepatan Gelandang Timnas Indonesia

Titi Fajriyah, CNN Indonesia | Senin, 15/01/2018 18:39 WIB
Sandy Walsh Puji Kecepatan Gelandang Timnas Indonesia Sandy Walsh memuji kecepatan para gelandang Timnas Indonesia seperti Febri Hariyadi. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Bek Zulte Waregem, Sandy Walsh, tak membuang waktu menyaksikan laga Timnas Indonesia vs Islandia melalui tayangan live streaming. Meskipun hanya sempat menonton 25 menit, ia menyebut sangat menyukai gaya bermain sepak bola para pemain Timnas Indonesia. 

Tak hanya itu, Sandy Walsh juga menyebut Timnas Indonesia sering menampilkan permainan kombinasi umpan-umpan pendek dan panjang.

"Saya sangat senang dengan permainan Timnas Indonesia. Banyak pemain yang punya teknik bagus," kata Sandy Walsh kepada CNNIndonesia.com, Senin (15/1).


Lanjut Sandy Walsh, ia sangat menyukai gaya bermain yang ditampilkan dua pemain Timnas Indonesia. Mereka adalah pemain sayap bernomor punggung 13, yakni Febri Haryadi dan gelandang bernomor punggung 22, Hanif Sjahbandi. 
Sandy Walsh menilai permainan permainan Indonesia sudah cukup baik lawan Islandia. (Sandy Walsh menilai permainan permainan Indonesia sudah cukup baik lawan Islandia. (REUTERS/Pascal Rossignol)
Febri disebut Sandy Walsh memiliki kecepatan yang luar biasa. Penampilannya bersama Timnas Indonesia di beberapa kesempatan juga dinilainya cukup impresif. 

"Saya sangat senang akhirnya bisa menyaksikan pertandingan timnas dengan atmosfer dan dukungan penuh dari para suporter," terangnya. 

Timnas Indonesia harus mengakui kekuatan Islandia yang merupakan salah satu kontestan Piala Dunia 2018 di Rusia. Mereka kalah telak 1-4 pada laga yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, Minggu (14/1) malam. 

Pertandingan tersebut merupakan bagian dari uji coba Timnas Indonesia sekaligus persiapan jelang tampil di Asian Games 2018, di Jakarta dan Palembang, Agustus mendatang. 

"Islandia adalah tim yang bagus. Kalian harus melihatnya saat tampil di Piala Eropa. Saya kira, mereka [Timnas Indonesia] hanya butuh lebih percaya diri dan yakin bahwa mereka bisa memenangkan pertandingan." 

"Nanti [Timnas Indonesia] akan lebih baik kalau mereka bermain di pertandingan resmi, bukan pertandingan persahabatan," kata pemain 22 tahun itu, mengungkapkan optimismenya. (bac/jun)