Milla Mulai Terpincut Kualitas Pemain Timnas Indonesia U-19

Arby Rahmat, CNN Indonesia | Kamis, 18/01/2018 16:33 WIB
Milla Mulai Terpincut Kualitas Pemain Timnas Indonesia U-19 Egy Maulana Vikri menjadi salah satu pemain yang dipuji pelatih Luis Milla. (CNN Indonesia/Andry novelino)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemusatan latihan Timnas Indonesia yang dipersiapkan untuk Asian Games 2018 di Jakarta diikuti beberapa pemain Timnas Indonesia U-19. Tercatat ada lima pemain Timnas Indonesia U-19 yang berada di dalam skuat Garuda saat ini.

Kelima pemain Timnas Indonesia U-19 itu adalah Egy Maulana Vikri, Saddil Ramdani, Muhammad Iqbal, Feby Eka Putra, dan Rachmat Irianto.

Asisten pelatih Timnas Indonesia, Bima Sakti, sebelumnya mengatakan alasan kelima pemain itu bergabung dalam pelatnas agar mereka bisa beradaptasi dengan Timnas Indonesia. Namun, belakangan ada faktor lain yang membuat pealtih Luis Milla membawa kelimanya ke dalam pelatnas.


“Saya dengar beberapa kali Coach Luis dan Edu [Eduardo Perez] sangat senang dengan pemain U-19, pemain baru, kemudian Zulfiandi juga. Zalnando mungkin sudah biasa ya, sudah beberapa kali juga,” ujar Bima di Lapangan ABC, Senayan, Jakarta, Kamis (18/1).
Timnas Indonesia fokus dalam transisi dari bertahan ke menyerang pada latihan Kamis (18/1).Timnas Indonesia fokus dalam transisi dari bertahan ke menyerang pada latihan Kamis (18/1). (CNNIndonesia/M Arby Rahmat)
Pemain-pemain Timnas Indonesia U-19, termasuk beberapa pemain yang baru bergabung dengan pelatnas, juga mendapat apresiasi dari tim pelatih Timnas Indonesia.

“Pemain baru semuanya punya perkembangan yang luar biasa. Semoga dengan latihan ini bisa lebih meningkatkan lagi,” Bima menjelaskan.

Mantan kapten Timnas Indonesia itu menuturkan, pada latihan hari ini Tim Merah Putih menerapkan program transisi dari bertahan ke menyerang.
Rachmat Irianto menjadi salah satu pemain Timnas Indonesia U-19 yang dipanggil ke pelatnas.Rachmat Irianto menjadi salah satu pemain Timnas Indonesia U-19 yang dipanggil ke pelatnas. (CNNIndones/Arby Rahmat Putratama)
“Menu latihan kami simulasi bagaimana dalam bertahan, organisasi bertahan. Kemudian saat kiper pegang bola, bagaimana para pemain belakang untuk cepat menyebar, membuka lebar lapangan supaya bisa membangun serangan,” Bima menuturkan.

“Permainan kami lebih banyak ke operan-operan bola pendek di dalam, cepat pindah operan ke luar,” sambung Bima.

Timnas Indonesia akan menjalani pemusatan latihan di Jakarta hingga 21 Januari mendatang sebelum dipulangkan ke klub masing-masing. (ptr)