Mourinho Tak Mau 'Menyiram Bensin' ke Ruang Ganti Madrid

Nova Arifianto, CNN Indonesia | Sabtu, 27/01/2018 13:27 WIB
Mourinho Tak Mau 'Menyiram Bensin' ke Ruang Ganti Madrid Jose Mourinho enggan memperkeruh suasana Real Madrid. (Reuters / Lee Smith)
Jakarta, CNN Indonesia -- Real Madrid menghadapi masa sulit di musim 2017/2018. Tertinggal jauh dari Barcelona di kompetisi La Liga dan hilang kesempatan meraih trofi Copa del Rey setelah kalah dari Leganes di perempat final, Madrid kini hanya berharap gelar Liga Champions.

Mantan pelatih Madrid yang kini menangani Manchester United, Jose Mourinho, mengaku turut memantau kondisi klub yang pernah dipolesnya pada 2010 hingga 2013. Namun Mou tidak ingin mengomentari lebih lanjut mengenai problem yang melanda kesebelasan pemilik gelar La Liga terbanyak sepanjang sejarah.

"Mengenai apa yang sedang dialami Real Madrid saat ini, saya pikir saya akan menjadi orang terakhir yang menyiram bensin ke api," kata Mou.


"Madrid sedang terbakar, hasil yang mereka dapat tidak baik dan saya pernah bekerja di sana selama tiga tahun. Saya memiliki perhatian terhadap klub tersebut, saya tidak ingin menambah ricuh," sambungnya.
Jose Mourinho pernah menangani Real Madrid dan Cristiano Ronaldo selama tiga musim.Jose Mourinho pernah menangani Real Madrid dan Cristiano Ronaldo selama tiga musim. (AFP PHOTO / JAVIER SORIANO)
Selain tidak ingin membicarakan masalah penurunan performa Madrid, Mou juga tidak ingin menambah santer berembusnya isu Cristiano Ronaldo hengkang dari Santiago Bernabeu.

MU menjadi salah satu klub yang dikaitkan dengan Ronaldo saat ini, terkait dengan kabar peremajaan skuat Madrid.

The Red Devils memiliki kaitan yang cukup erat dengan Ronaldo. Sebelum meraih gelimang gelar di Spanyol, Ronaldo lebih dulu dikenal dengan seragam 'Setan Merah' sejak 2003 hingga 2009.

"Cristiano adalah tipe pemain yang diinginkan semua tim tapi hanya satu yang bisa memilikinya, Itu adalah Real Madrid, itu yang saya rasa," tukas Mou.

[Gambas:Video CNN] (sry)